Sabtu, 05 Januari 2013

MUSEUM PRAMBANAN

ditulis oleh Aninditya Laksmita Dewi


Museum Prambanan adalah sebuah museum yang terletak berada di kompleks Taman Wisata Candi Prambanan. Museum yang berarsitektur joglo ini tepatnya terletak di sisi utara candi Prambanan. Candi Prambanan sendiri, yang merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia, terletak di Jalan Jogja-Solo km 16, Sleman. Kesan pertama yang akan pengunjung dapatkan ketika mengunjungi museum ini akan terasa berbeda dengan kesan yang didapatkan jika memasuki museum lain, karena di  museum ini pengunjung akan merasakan suasana yang sarat dengan kebudayaan Jawa yang sejuk dan menenangkan.

Halaman Depan Museum Prambanan

Memasuki halaman museum ini, pengunjung akan disambut dengan dua patung mahapala. Kemudian jika pengunjung mengikuti jalan paving yang disediakan, pengunjung akan tiba di pendopo pertama.
Pendopo Pertama Museum Prambanan

Di pendopo paling depan ini dipamerkan alat-alat gamelan jawa yang letaknya berada di tengah pendopo. Di pendopo ini pengunjung juga akan menemukan pernak-pernik khas Jogja yang dijual untuk umum. Sementara di pendopo kedua, terdapat beberapa lukisan seperti pemadangan di hutan, sepasang penari, lukisan barong bahkan lukisan ilmuwan dunia yang terkenal, Albert Einstein.
Setelah melewati dua pendopo, pengunjung kemudian akan memasuki di ruang pameran yang pertama. Dalam ruangan yang dilengkapi air conditioner ini, pengunjung bisa menemukan koleksi berharga seperti arca-arca dan gerabah bersejarah, gambar struktur candi Siwa, penjelasan mengenai proses pembuatan relief, sejarah Roro Jonggrang, fosil-fosil hewan dan yang paling terkenal adalah replika Penemuan Wonoboyo.
Koleksi Patung yang Dipamerkan di Ruangan Kedua
      Selanjutnya, pengunjung disuguhi ruangan yang lebih besar, yaitu ruangan kedua. Ruangan kedua ini merupakan ruangan yang didalamnya termuat paling banyak arca dibanding ruangan lainnya. Dalam ruangan ini terdapat juga miniatur kayu candi Borobudur serta peta situs-situs candi di sekitar candi Prambanan. Benda-benda antik seperti piring dan guci-guci kuno juga tersimpan rapi dalam ruangan ini.
            Setelah menjelajahi ruangan kedua, koridor panjang akan menyambut pengunjung sebelum memasuki ruangan selanjutnya. Dari koridor ini, kita bisa melihat taman belakang museum yang dipenuhi oleh arca. Setidaknya, terdapat 200 arca yang tersebar di taman museum purbakala ini. Akan tetapi, jika melihat lebih detail dapat diketahui bahwa banyak bagian arca sudah rusak dan patah sehingga bentuknya tidak utuh lagi.
Arca-Arca yang Berdiri di Taman Museum Prambanan
Ruangan ketiga adalah ruangan yang terakhir yang memamerkan barang-barang di museum ini. Dalam ruangan ini terdapat banyak koleksi foto, seperti koleksi foto candi Prambanan dari awal penemuan, pemugaran hingga foto candi Prambanan saat ini.
     Setelah melihat ruangan-ruangan yang memamerkan koleksi bersejarah tersebut, pengunjung juga dipersilahkan untuk menikmati film yang diputar di ruang audio visual. Film yang berkisah mengenai latar belakang ditemukannya candi hingga kisah tentang Dewa Siwa sebagai dewa tertinggi ini diputar selama 20 menit. Untuk menyaksikan film ini, pengunjung dikenai tarif sebesar Rp 5.000,00 per orang. Ruangan yang disediakan pun sangat nyaman. Dengan kapasitas maksimal 39 orang, pengunjung tidak akan merasa gerah karena ruangan ini cukup lapang apalagi juga dilengkapi dengan air conditioner.
            Pemutaran film di ruang audio visual menjadi ruangan yang terkahir bisa dikunjungi dari Museum Prambanan ini. Mengunjungi museum ini tentunya akan menambah pengetahuan kita, walaupun untuk menemukan museum prambanan cukup sulit, karena selain bukan dijadikan tujuan utama para wisatawan, publikasi akan eksistensi museum ini pun kurang maksimal.
Secara keseluruhan, museum ini  mampu menampilkan sisi eksotisme candi prambanan serta kebudayaan jawa. Suasana yang nyaman akan pengunjung dapatkan, apalagi ditambah dengan lingkungan yang bersih di sekitar museum ini. Pengunjung juga akan merasa puas karena dengan membayar Rp 30.000,00, pengunjung tidak hanya bisa mengamati koleksi di Museum Prambanan tetapi juga bisa berwisata ke Candi Prambanan.
Keindahan Candi Prambanan yang Bisa Pengunjung Nikmati ketika Mengunjungi Museum Prambanan

              

2 komentar:

  1. Nah, ini contoh museum yang terpadu dengan objek wisata. Pemandangan di sekitar museum juga isinya saling mendukung. Saya suka foto yang terakhir, cantik sekali!

    BalasHapus